Pernah kah mengalami : " bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat." (rasul Paulus)
Ada banyak perkara dalam hidup ini yang membuat kita susah untuk berbuat baik untuk menjadi benar.
Secara tidak sadar jiwa, hati dan pikiran kita dituntut, kemudian jika tidak mencapainya, kita dituduh, kita dikejar oleh perasaan bersalah dan pikiran menghakimi diri sendiri.
Kita tidak diterima oleh diri kita sendri..... dan orang lain menolak kita !
Pada saat hal ini berlangsung teru menerus, kita secara tidak langsung bisa membunuh diri kita sendiri.
Ada sebuah kisah tentang tentang Seorang Wanita yang tertangkap basah Melakukan perzinahan dan dihakimi Masa dan Ada YESUS di situ :
" tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun.
Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian.
Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?
Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.
Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."
Wowwwww................
Apa yang terpikirkan oleh kita ketika kita membaca kisah ini ???
YESUS ,,,, Pribadi yang begitu mengagumkan , dengan mudah meniadakan dosa kita yang begitu luar biasa, kemudian seperti mengangkat kita dari suatu kubangan lumpur yang begitu dalam ....
Inilah KASIH KARUNIA : Bukan Hasil Usaha kita, namun PEMBERIAN Allah. Apa sebenarnya yang Allah beri ? PRIBADINYA sendiri, IA turun ke dunia, IA yaitu YESUS KRISTUS. Ia secara langsung menyatakan kepada kita, IA yang kita hutangi oleh dosa dosa kita, IA menyatakan sendiri : Hutang hutang mu telah AKU lunasi..... AKU yang bayar kan ! KematianNYA sebagai seorang manusia dalam cara yang begitu sadis mengoyakan dunia dan alam roh, bahwa DIA telah menebus umat manusia dari segala bentuk dosa.
Bagian manusia ? : HANYA PERCAYA Saja !!! Bahwa Ini adalah Kebenaran itu !
Ini adalah cara Allah menyelamatkan kita ... PERCAYA pada YESUS yaitu Pribadi Allah sendiri. MENERIMA hal ini sebagai suatu kebenaran.
Saat kita percaya, YESUS sendiri yang turun tangan atas hidup kita. IA yang secara ajaib mampu untuk mengangkat kita dari segala keterikatan, dosa dan kelemahan kita. Suatu perubahan besar pasti terjadi dalam hidup kita.
Saat Kita Percaya, kita sedang mengesahkan diri kita dalam perkara Allah, sehingga kita menjadi miliknya sepenuhnya..... DIA punya hak sepenuhnya atas kita. Dosa tidak berkuasa lagi atas kita. Kita jadi MilikNYA. Jaminan akan keselamatan kekal itu menjadi bagian kita.
Bahkan dalam perjalanan bersama TUHAN, kelemahan kelemahan yang masih tersisa akan terus Allah ijinkan untuk muncul dari dalam hidup kita agar kita menyadarinya. Saat itu datang, jangan keluar daripadaNYA, jangan berpikir untuk kembali ke dalam kubangan dosa : Datang Terus melekat, Jujur di hadaaNYA atas kelemahan2 yang muncul tersebut.
Tanamkan dalam hidup kita suatu hal yang pernah disampaikan oleh Rasul Paulus :
" Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa. "
PANDANG TUHAN Senantiasa, jujur di hadapanNYA atas segala kehidupan kita, DIA yang akan membawa kita, DIA yang memampukan kita, DIA yang memimpin kita, DIA yang menyempurnakan hidup da IMAN kita.
sekali lagi : KESALAMATAN bukan lah karena Perbuatan BAIK / Benarnya HIdup kita, Tapi PEMBERIAN Allah sepenuhnya lewat PribadiNYA sendiri : YESUS KRISTUS. Perbuatan baik yang benar adalah buah dari Keselamatan itu sendiri. PERCAYA saja, YESUS adalah Pribadi Allah sendiri.
JESUS Bless us abudantly !
Ada banyak perkara dalam hidup ini yang membuat kita susah untuk berbuat baik untuk menjadi benar.
Secara tidak sadar jiwa, hati dan pikiran kita dituntut, kemudian jika tidak mencapainya, kita dituduh, kita dikejar oleh perasaan bersalah dan pikiran menghakimi diri sendiri.
Kita tidak diterima oleh diri kita sendri..... dan orang lain menolak kita !
Pada saat hal ini berlangsung teru menerus, kita secara tidak langsung bisa membunuh diri kita sendiri.
Ada sebuah kisah tentang tentang Seorang Wanita yang tertangkap basah Melakukan perzinahan dan dihakimi Masa dan Ada YESUS di situ :
" tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun.
Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian.
Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?
Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.
Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."
Wowwwww................
Apa yang terpikirkan oleh kita ketika kita membaca kisah ini ???
YESUS ,,,, Pribadi yang begitu mengagumkan , dengan mudah meniadakan dosa kita yang begitu luar biasa, kemudian seperti mengangkat kita dari suatu kubangan lumpur yang begitu dalam ....
Inilah KASIH KARUNIA : Bukan Hasil Usaha kita, namun PEMBERIAN Allah. Apa sebenarnya yang Allah beri ? PRIBADINYA sendiri, IA turun ke dunia, IA yaitu YESUS KRISTUS. Ia secara langsung menyatakan kepada kita, IA yang kita hutangi oleh dosa dosa kita, IA menyatakan sendiri : Hutang hutang mu telah AKU lunasi..... AKU yang bayar kan ! KematianNYA sebagai seorang manusia dalam cara yang begitu sadis mengoyakan dunia dan alam roh, bahwa DIA telah menebus umat manusia dari segala bentuk dosa.
Bagian manusia ? : HANYA PERCAYA Saja !!! Bahwa Ini adalah Kebenaran itu !
Ini adalah cara Allah menyelamatkan kita ... PERCAYA pada YESUS yaitu Pribadi Allah sendiri. MENERIMA hal ini sebagai suatu kebenaran.
Saat kita percaya, YESUS sendiri yang turun tangan atas hidup kita. IA yang secara ajaib mampu untuk mengangkat kita dari segala keterikatan, dosa dan kelemahan kita. Suatu perubahan besar pasti terjadi dalam hidup kita.
Saat Kita Percaya, kita sedang mengesahkan diri kita dalam perkara Allah, sehingga kita menjadi miliknya sepenuhnya..... DIA punya hak sepenuhnya atas kita. Dosa tidak berkuasa lagi atas kita. Kita jadi MilikNYA. Jaminan akan keselamatan kekal itu menjadi bagian kita.
Bahkan dalam perjalanan bersama TUHAN, kelemahan kelemahan yang masih tersisa akan terus Allah ijinkan untuk muncul dari dalam hidup kita agar kita menyadarinya. Saat itu datang, jangan keluar daripadaNYA, jangan berpikir untuk kembali ke dalam kubangan dosa : Datang Terus melekat, Jujur di hadaaNYA atas kelemahan2 yang muncul tersebut.
Tanamkan dalam hidup kita suatu hal yang pernah disampaikan oleh Rasul Paulus :
" Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa. "
PANDANG TUHAN Senantiasa, jujur di hadapanNYA atas segala kehidupan kita, DIA yang akan membawa kita, DIA yang memampukan kita, DIA yang memimpin kita, DIA yang menyempurnakan hidup da IMAN kita.
sekali lagi : KESALAMATAN bukan lah karena Perbuatan BAIK / Benarnya HIdup kita, Tapi PEMBERIAN Allah sepenuhnya lewat PribadiNYA sendiri : YESUS KRISTUS. Perbuatan baik yang benar adalah buah dari Keselamatan itu sendiri. PERCAYA saja, YESUS adalah Pribadi Allah sendiri.
JESUS Bless us abudantly !
Komentar
Posting Komentar