Langsung ke konten utama

Jerome Become A Genius



Judul : Jerome Become A Genius
Penulis : Eran Katz
Penerbit : Ufuk Publishing House
Tebal : 442 Halaman
Terbit : Oktober 2009


Refernsi by : Wasis Wibowo

Rahasia Kecerdasan Yahudi

STEREOTIP yang mengatakan bahwa orang Yahudi memiliki otak cerdas begitu lekat sampai sekarang. Baik yang berkonotasi negatif dengan mengasosiasikan mereka sebagai orang yang licik, penipu, dan menakutkan. Maupun yang berkonotasi positif, dalam arti mereka memiliki otak yang brilian.

Hal itu diperkuat dengan sejumlah bukti dari beberapa tokoh Yahudi yang dikenal memiliki kecerdasan luar biasa. Sebut saja, Albert Einstein penemu atom, sutradara kondang Steven Spielberg, pakar keuangan macam George Soros, Alan Greenspan, sampai penemu Facebook Mark Zuckerberg.

Itu belum seberapa, malah beberapa tokoh Yahudi namanya malah sudah menjadi merek terkenal di dunia dan digandrungi banyak orang. Mulai dari bisnis parfum sampai otomotif, antara lain Estee-Lauder (parfum), Ralph Lauren (pakaian), Levi Strauss (celana jeans), dan Adam Citroen (merek mobil).

Memang banyak juga tokoh di luar yahudi yang cerdas, baik dari agama Islam, Kristen, Budha, maupun Hindu. Seperti Ibnu Sina, Isaac Newton, Copernicus, Leonardo da Vinci, dan Mahatma Gandhi. Lalu, mengapa stereotip orang yahudi itu memiliki otak cerdas begitu melekat? Itu karena populasi mereka di dunia begitu kecil, namun memiliki pengaruhi besar di dunia.

Pada tahun 2000, populasi Yahudi di dunia hanya berjumlah 13 juta orang atau hanya 0,25% dari enam miliar penduduk dunia. Sebagai ilustrasi saja, dari sekitar 270 tokoh penerima hadiah Nobel yang diberikan sejak 1901, 102 orang adalah tokoh Yahudi.

Apa pun itu, fakta kecil ini cukup mengejutkan. Bukan untuk memuji, apalagi mengagungkan, namun kenyataan ini menarik untuk diungkap. Bagaimana orang Yahudi bisa dikonotasikan sebagai bangsa yang cerdas.

Rahasia kecerdasan otak orang Yahudi dikupas dalam buku Jerome Becomes A Genius, Mengungkap Rahasia Kecerdasan Orang Yahudi karya Eran Katz. Buku setebal 442 halaman yang diterbitkan Ufuk Publishing House membedah secara detail, mulai dari sejarah, kebiasaan-kebiasaan positif, dan mengembangkan menggunakan otak, sehingga membuat orang Yahudi menjadi cerdas.

Misalnya saja, orang Yahudi percaya bahwa Nabi Musa menuliskan Taurat itu dari ‘api berwarna hitam di atas api berwarna putih’. Mereka pun selalu menuliskan apa pun selalu menggunakan sesuatu berwarna hitam di atas sesuatu yang berwarna putih. Selain warna hitam dan putih tidak mudah pudar, juga memberikan efek ketenangan sehingga lebih mudah dibaca dan diingat.

Mereka pun memiliki prinsip dalam kondisi susah dan miskin, anak-anak mereka harus tetap belajar dan sekolah. Bahkan mereka memilih lebih baik tidak makan daripada tidak membaca buku dan sekolah. Jadi tak usah heran bila di pedesaan miskin (Ghetto) di Israel, setiap anak selalu memiliki, minimal sebuah buku bacaan.

Guru-guru yang mengajarkan pelajaran kepada anak-anak akan menerima imbalan yang luar biasa. Bahkan bila guru itu tak mau menerima bayaran, mereka akan mendapat penghormatan melebihi hormatnya seorang anak kepada orangtua.

Bangsa Yahudi menyadari bahasa Ibrani bukan bahasa yang komunikatif dan tak seindah bahasa Arab, makanya mereka mengembangkan teknik khusus menguasai berbagai bahasa asing.

Karena itu, dalam satu bulan seorang Yahudi bisa menguasai sebuah bahasa asing secara sederhana. Hal itu membuat banyak orang Yahudi bisa cepat berbaur di berbagai belahan dunia, mulai dari Eropa, Amerika Serikat, sampai ke Amerika Latin dan sejumlah negara Arab.

Buku ini cukup unik dan menarik. Dituliskan dengan bahasa bertutur yang diangkat dari pengalaman penulis dengan dua rekannya Itmar Forman, seorang profesor dan Jerome, seorang pelajar yang pintar, membuat kita mengerti mengapa sampai ada mitos Yahudi itu cerdas. (wasis wibowo)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAJIAN UU NO 14 Th.2008

<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK UNDANG UNDANG NO. 14 Th. 2008 Gema Demokrasi Tahun 1998 mungkin menjadi salah satu tombak penggerak Keterbukaan Informasi dan Komunikasi kehidupan bangsa Indonesia dalam pelaksanaan Penyelenggaraan Negara. Hal ini mendorong terbitnya UU No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Sedikit keleg...

YESUS & PEREMPUAN BERZINAH

Pernah kah mengalami : " bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat." (rasul Paulus) Ada banyak perkara dalam hidup ini yang membuat kita susah untuk berbuat baik untuk menjadi benar. Secara tidak sadar jiwa, hati dan pikiran kita dituntut, kemudian jika tidak mencapainya, kita dituduh, kita dikejar oleh perasaan bersalah dan pikiran menghakimi diri sendiri. Kita tidak diterima oleh diri kita sendri..... dan orang lain menolak kita ! Pada saat hal ini berlangsung teru menerus, kita secara tidak langsung bisa membunuh diri kita sendiri. Ada sebuah kisah tentang tentang Seorang Wanita yang tertangkap basah Melakukan perzinahan dan dihakimi Masa dan Ada YESUS di situ : " tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun. Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka. Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kep...

Bagi ku, ANUGRAH KESELAMATAN ITU : SEPERTI PELACUR yang Di jadikan Istri oleh Seorang Pangeran Sejagad

PASKAH .... bukan sekedar momen tapi kesempatan untuk mengingat terus betapa ENGKAU, YESUS adalah satu satu nya TUHAN dalam hidup ku, mengingat bahwa aku diciptakan, aku orang berdosa yang ditebus oleh TUHAN sendiri dalam manusia YESUS, dibenarkan menjadi anak anak NYA, untuk hidup dalam rencanaNYA memuliakan NYA seumur hidup ... dan bahkan sampai pada kekekalan............ Hmmmmmm ............. tersentak sejenak mendegar 2 kata disebut hari ini : PELACUR.... & ANUGRAH Seorang Pelacur yang jiji dengan diri nya sendiri..... yang tak punya kekuatan lagi untuk melihat wajahnya sendiri di depan cermin....... Cantik mempesona wajahnya, polesan warna warni di wajah, pakaian sopan hanya kepura puraan yang menutup semua kesundalannya......... Mau keluar dari semuanya namun tak mampu ......... Tak punya harapan untuk memperoleh hidup yang layak sebagai manusia......... Tiba tiba datang seorang Pangeran Putra Mahkota yang meminang dia untuk menikah ....... saking cinta nya...